Homepage Isi Blog Contact Me

Selasa, 28 Mei 2013

Morran 1



Jourdaz

Sebuah pulau kecil di perairan Hindia, dedaunan pohon melambai mengiringi angin yang bertiup dari arah laut, batangnya berdiri kokoh dengan gagah di hamparan pasir putih, buah-buah segar bergantungan pada setiap batangnya. Laut yang membentang luas menjadi beranda kesempurnaan hutan lebat di jantung pulau yang dikelilinginya. Burung-burung camar terbang bergerombolan, menunggu santapan yang muncul dari dalam laut.
Selang beberapa waktu, tak jauh dari pulau, sebuah kapal melaju memecah ketenangan laut. Kapal itu melaju terus ke arah pulau, hingga kapal itu berhenti tepat di perairan tepi pantai. Salah satu awak kapal melemparkan jangkar dan beberapa awak lainnya menurunkan dua buah sekoci. Setelah mempersiapkan keperluan seperti peralatan dan beberapa senjata untuk berjaga-jaga, seorang wanita cantik dan diikuti oleh beberapa orang dibelakangnya turun ke sekoci dan mulai mendayung kearah pantai.Wanita itu mengenakan topi dan kaca mata hitam. Ia bernama Marrie Davina, seorang dokter terkenal di kota besar. Suaminya adalah seorang tentara yang meninggal diwaktu mendapat tugas militer ke sebuah negara yang tengah konflik. Semenjak ditinggal mati oleh suaminya, Marrie bekerja keras demi mempertahankan perekonomian keluarga.

Senin, 27 Mei 2013

BUJANG SAMBILAN





Asal Usul Danau Maninjau



Berasal dari cerita rakyat di daerah maninjau Sumatra Barat yang tidak begitu populer dengan cerita rakyat minangkabau lainnya seperti, Malin Kundang, Siti Nurbaya. Cerita ini berawal dari sepuluh anak yang hidup bersama di lereng gunung Tinjau di pelosok ranah minangkabau.



Disebuah daerah Sumatera Barat, ada sebuah gunung merapi yang bernama gunung Tinjau, dipuncaknya terdapat sebuah kawah yang luas, dan di kakinya terdapat beberapa perkampungan. Penduduknya hidup makmur dan sejahtera, karena mereka rajin bertani. Disamping itu, tanah yang ada disekitar gunung tinjau amat subur. Karena sering mendapat pupuk alami berupa abu gunung. 

Kamis, 08 November 2012

PELACUR MASUK SURGA



Sepasang mata dengan bulu yang lentik sebagai penghias indahnya, bibir mungil merah merona menghias wajah tirusnya. Sapariyah, wanita cantik yang bekerja dengan cara menjajakan diri di pinggiran jalan sebagai pelacur.  Ia selalu berdandan dan mengenakan pakaian serba minim untuk menarik perhatian para pelahap seks. Dikarenakan berwajah cantik, tak dapat di pungkiri kalau setiap Sapariyah pulang membawa uang yang banyak.

Sapariyah memiliki seorang putra bernama Mardi, bersekolah di sebuah sekolah kelas menengah keatas. Dari kecil mardi hidup serba kecukupan dikarenakan penghasilan ibunya yang diatas rata-rata. Ibunya selalu dapat memberikan apa yang Mardi inginkan, dari makanan maupun barang-barang.